![]() |
| kakak, ibu dan adek |
"Siapa yang tidak menyayangi, dia tidak disayangi. Jika Orang Tua
gagal mengungkapkan rasa sayang kepada anaknya, mereka tidak akan mampu
mencintai orang orang tua.." (Nabi Muhammad saw)
Kadang, kita sebagai orang tua tidak sadar bahwa kebersamaan antara ibu dan anak
adalah hal prinsip dan tidak boleh diabaikan. Ketika seorang ibu sudah
asyik meniti karir, kadang melalaikan tugas pokoknya untuk mendidik
anaknya.
Kadang kita tidak menyadari, tiba-tiba saja anak kita sudah dewasa.
Kemudian kita mulai berandai-andai jika saja dulu bisa meluangkan lebih
banyak waktu bersama anak-anak. Mungkin kita akan menyesal, jika
kesuksesan kita di karir harus dibayar mahal dengan menghilangkan banyak waktu kebersamaan ibu dan anak.
Hubungan emosional yang terjalin antara ibu dan anak
bisa saja berkurang. Tidak hanya itu saja, kadang minimnya kebersamaan
tersebut masih harus dibayar mahal dengan terjerumusnya anak ke
hal-hal negatif, seperti narkoba atau tindakan kriminal lain.
Betapa sakit perasaan kita sebagai seorang ibu. Atau, bahkan ketika
anak sukses dan berprestasi, kita tidak sepenuhnya merasa bahagia karena
tidak merasa memiliki andil dalam hal ini.
Berikut ini adalah beberapa hal untuk menyadarkan kita pentingnya kebersamaan antara ibu dan anak.
1. Menangis
Menangis adalah satu cara yang digunakan oleh bayi untuk berkomunikasi
dengan orang lain. Bayi akan menangis ketika lapar, haus, BAK dan BAB ataupun merasa sakit.
Sering juga bayi menangis karena ingin dekat dengan ibunya, tatkala
ibunya sudah mendekat, dia pun terdiam. Ini adalah cara bayi untuk
merasa nyaman bersama ibunya. Betapa tangisan adalah obat ampuh untuk
mendekatkan hubungan ibu dan anak.
2. Menyusui bayi secara langsung
Bagaimanapun kesibukan seorang ibu, hendaknya dia tidak melupakan dan
melalaikan untuk menyusui anaknya secara langsung, bukan melalui botol.
Dari sisi kesehatan, banyak keistimewaan menyusui secara langsung dibanding dengan botol.
Secara psikologis, menyusui secara langsung akan membuahkan keterkaitan
antara ibu dan anak. Anak akan merasa nyaman dan bahagia ketika dia
bisa memandang wajah ibunya dan menyusu dari tubuhnya terutama di
bulan-bulan awal.
3. Menggendong anak
Cara ini akan membuat ikatan khusus antara ibu dan anak secara
batiniah. Karena anak akan merasa lebih dekat dengan tubuh orang tuanya.
Berbeda apabila anak diletakkan dalam kereta dorong, meskipun dia
masih bisa memandang wajah orang tuanya.
4. Bermain bersama anak
Riset membuktikan bahwa anak-anak sudah bisa mendengar dan melihat sejak hari pertama. Bayi akan merasa senang melihat wajah orang, apalagi sedang menyuarakan sesuatu yang indah.
Itulah sebabnya kita mengetahui, anak dapat mencium aroma ibunya
tatkala berada di dekatnya. Maka bermainlah bersama anak anda. Posisikan
diri Anda sebagai anak, untuk memahami indahnya kebersamaan ibu dan
anak yang sedang berlangsung.
Hidup memang pilihan. Namun, apakah dengan melakukan pilihan, Anda
harus mengorbankan sesuatu yang berharga, apalagi hal itu adalah waktu
kebersamaan ibu dan anak? Anda tentu lebih tahu jawabannya...
adobt from : link aktif menuju www.AnneAhira.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar