Rabu, 25 Februari 2015

Kasih Paling Tulus Seorang Ibu di Zaman Rasulullah - Majalah Ummi Online

Kasih Paling Tulus Seorang Ibu di Zaman Rasulullah

19 Desember 2014 | Dibaca : 3386 Kali | Rubrik : Ragam
Sample Image
Sampai akhir masa, kasih seorang ibu kepada anaknya adalah gambaran kasih paling tulus yang pernah ada. Demi kebahagiaan anak, apa pun dilakukan seorang ibu.
Ummu Hani atau Fakhitah binti Abi Thalib bercerai dari Hubairah bin Wahab. Suaminya berkeras tetap dalam kekafiran, sementara Ummu Hani telah memilih masuk Islam. Ummu Hani membawa keempat anaknya yang masih kecil dalam pengasuhannya.
Rasulullah saw berniat melamar sepupunya itu. Ummu Hani bimbang. Di satu sisi, adalah kebahagiaan besar bisa mendampingi Rasulullah saw. Di sisi lain, ia ingin mencurahkan seluruh perhatian kepada buah hatinya. Maka, Ummu Hani berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, engkau lebih kucintai daripada pendengaran dan penglihatanku sendiri. Akan tetapi, bukankah hak suami itu sangat besar? Aku takut bila aku menerimamu sebagai suami, perhatianku kepada anak-anakku terabaikan. Sementara, bila aku mementingkan anak-anak, hakmu sebagai suami akan terabaikan.”
Begitu besar rasa keibuan Ummu Hani hingga ia lebih mementingkan anak-anaknya dibanding kebahagiaannya sendiri. Rasulullah sangat memaklumi keputusan Ummu Hani.
Sebelum menikah dengan Rasulullah, Ummul Mukminin Ummu Salamah pun merasakan ujian berat sebagai seorang ibu. Kala itu keluarganya dan keluarga suaminya menentang keras keputusan Ummu Salamah dan Abu Salamah memeluk Islam. Apalagi, saat mengetahui keduanya beserta Salamah, bayi mereka, berniat hijrah ke Madinah.
Menjelang keberangkatan, terjadi keributan dan perebutan. Ummu Salamah ditarik pulang keluarganya, anaknya dibawa keluarga suaminya. Sementara suaminya berhasil lolos ke Madinah.
Hati ibu mana yang tak hancur dipisahkan paksa dengan buah hatinya. Begitu pun Ummu Salamah. Selama hampir setahun, setiap pagi ia menangis, merindukan anak dan suaminya. Akhirnya kedua keluarga tak tega. Ummu Salamah mendapatkan kembali anaknya dan dia diperkenankan menyusul sang suami.
Pada masa tabi’in, cinta ibu kembali teruji. Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib telah mengalami peristiwa yang menimpa ayahnya dan suaminya, Umar bin Khattab ra, yang dibunuh orang di waktu subuh. Sungguh ia tak menduga, Zaid bin Umar, anaknya yang masih muda, meninggal pula karena dibunuh saat subuh.
Ummu Kultsum berusaha tegar. Namun, kesedihan begitu menguasai dirinya saat putra kesayangannya bersimbah darah. Seketika ia pun terjatuh di atas tubuh anaknya dan meninggal sekejap setelah anaknya meninggal. Begitulah, karena jiwa ibu dan anak tak terpisahkan.
Sungguh, hanya ibu dan anak yang bisa merasakan pertalian kasih ini. Allah Ar Rahim-lah yang menanamkannya pada makhluk yang Dia kasihi.
AsmawatiKasih Paling Tulus Seorang Ibu di Zaman Rasulullah - Majalah Ummi Online

5 Sifat Istri yang Paling Disukai Suami - Majalah Ummi Online

5 Sifat Istri yang Paling Disukai Suami

24 Februari 2015 | Dibaca : 5708 Kali | Rubrik : Psikologi Keluarga


Sample Image

Sahabat Ummi, apa sih yang paling disukai suami dari istrinya? Banyak yang mengira bahwa yang disukai seorang pria dari wanita adalah fisiknya, entah itu bagian-bagian tubuh tertentu, kecantikan wajah, kemolekan tubuh, tapi ternyata tidak selamanya demikian.
Berikut ini 5 hal yang biasanya disukai suami dari istrinya:
1. Percaya Diri
Sahabat Ummi yang masih merasa tidak percaya diri, wajib hati-hati! Karena ternyata suami menyukai wanita yang percaya diri, bahkan meski dengan penampilan yang bagaimana pun.
Anggaplah Sahabat Ummi menggemuk sejak melahirkan, namun jika memiliki rasa percaya diri dan tidak terus mengeluh mengenai lemak di perut, atau di tangan, maka suami justru akan menyukainya.
Istri yang tidak pede, misalnya hanya karena jerawat tumbuh, atau belum punya kendaraan pribadi, atau karena rumah masih terlalu kecil, lalu terus-menerus mengeluh, tentu hanya akan membebani suami dan tentu saja membuat suami tidak nyaman.
Maka, Sahabat Ummi yang masih belum memiliki sifat percaya diri, ayo tumbuhkanlah sifat ini, sesungguhnya percaya diri bukanlah tergantung pada penampilan fisik, atau banyaknya harta, rasa percaya diri merupakan sifat yang tumbuh dari rasa syukur dengan apa yang dimiliki.
2. Perhatian
Meski terlihat cuek, suami sebenarnya menyukai istri yang perhatian. Ada kalanya seorang istri sebenarnya cantik, tetapi ia menjadi tidak menarik karena tidak perhatian terhadap suaminya. Suami pulang kerja dalam keadaan lelah dibiarkan saja. Suami sedang menghadapi masalah, diabaikan begitu saja. 
Maka, jadilah istri yang perhatian pada suami! Memperhatikan kebutuhan-kebutuhan suami, sehingga suami akan lebih mencintai kita.
3. Cerdas
Istri yang cerdas, bisa nyambung dengan pembicaraan apapun dari suaminya tentu membuat senang hati suami, karena ada tempat untuk bertukar pikiran, Oleh karena itu, para istri dianjurkan untuk memperluas wawasan setiap hari, agar menjadi istri dan ibu yang cerdas.
Kalau istri malas mengupgrade wawasan, bisa-bisa suamiakan kepincut dengan wanita lain di luar sana yang jauh lebih enak diajak ngobrol dan berbincang dengannya. Jangan sampai yaa...
4. Feminin
Istri yang bersifat feminin di rumah, biasanya lebih disukai suami. Maka, belajar bersolek, mengganti daster dengan pakaian yang lebih modis di depan suami sepertinya merupakan jurus yang dapat memikat hatinya.
Kita boleh saja menjadi tomboy di luar rumah, cuek tidak berdandan, tapi di dalam rumah, perlu sekali merawat tubuh, mempercantik wajah dan rambut.
5. Mampu Memahami Kondisi Suami
Memahami kondisi suami dan mampu berlapang dada merupakan salah satu sifat yang disukai seorang suami dari istrinya. Sayangnya, kebanyakan istri tidak demikian, selalu menuntut suami memberi lebih, melakukan lebih, hasilnya... suami merasa tak nyaman dan terbebani.
Oleh karena itu, para istri disarankan untuk bisa memahami dan mendukung suami apapun kondisinya, meski demikian, istri juga berhak menuntut segala haknya sehingga suami tidak berleha-leha mentang-mentang memiliki istri shalihah yang qonaah.
Demikianlah 5 Sifat Istri yang disukai oleh suami, Sahabat Ummi sudah siap menjadi istri idaman?

Foto ilustrasi: google

Manusia Adalah Kumpulan Hari-Hari

Manusia Adalah Kumpulan Hari-hari Seringkali kita merasakan waktu demikian cepat berlalu. Baru  kemarin hari Jum'at ternyata sudah berte...